Gusi berdarah biasanya terlihat ketika menyikat gigi, menggunakan benang gigi, atau saat makan. Kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika terjadi berulang kali. Gusi berdarah dapat menjadi tanda peradangan atau masalah lain yang memerlukan pemeriksaan.
Penyebab yang umum adalah penumpukan plak di sekitar garis gusi. Plak yang tidak dibersihkan dapat memicu gingivitis atau peradangan gusi. Menyikat gigi terlalu keras, penggunaan benang gigi yang kurang tepat, serta kondisi medis atau obat tertentu juga dapat berperan.
Apa yang harus dilakukan?
Bersihkan sela gigi setiap hari agar plak tidak menumpuk. Jangan menghentikan kebersihan mulut hanya karena gusi berdarah; lakukan dengan teknik yang tepat dan konsultasikan jika perdarahan berlanjut.
Gunakan obat kumur antiseptik untuk pendukung kebersihan mulut. Bisa menggunakan obat kumur dengan merek dagang Minosep. Produk tersebut dapat membersihkan plak yang dapat membuat gusi berdarah, dan apabila sudah melakukan pemeriksaan dokter gigi. Minosep dapat digunakan kembali sebagai perawatan pasca ke dokter gigi untuk memaksimalkan penyembuhan gusi berdarah.
Jangan lupa juga gunakan sikat gigi berbulu halus dan sikat dengan gerakan lembut dua kali sehari, agar tidak melukai gusi yang sensitif.
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun saran dokter atau dokter gigi. Gunakan produk sesuai aturan pakai pada kemasan.
