Plak gigi adalah lapisan lengket yang terbentuk dari bakteri, sisa makanan, dan komponen air liur pada permukaan gigi. Jika plak tidak dibersihkan secara rutin, plak dapat mengeras menjadi karang gigi. Karang gigi biasanya menempel kuat di permukaan gigi atau dekat garis gusi.
Penumpukan plak dapat memicu bau mulut, karies, dan peradangan gusi. Karang gigi juga menyediakan permukaan tempat plak mudah menempel sehingga kebersihan gigi menjadi lebih sulit dijaga. Karang gigi yang terbentuk tidak dapat dihilangkan secara efektif hanya dengan menyikat gigi biasa.
Apa yang harus dilakukan?
Sikat gigi dua kali sehari, bersihkan sela gigi, dan batasi frekuensi konsumsi makanan manis. Lengkapi rutinitas kebersihan mulut dengan Minosep. Penggunaan obat kumur antiseptik sebagai pendukung perawatan gigi akibat plak, merek dagang yang sudah terpercaya selama 34 tahun di Indonesia adalah Minosep. Karena Minosep memiliki kandungan Chlorhexidine Gluconate yang merupakan antimikroba yang bisa menghempaskan bakteri penyebab plak. Serta Minosep juga bisa digunakan pasca scaling dari dokter gigi.
Jika karang gigi sudah terbentuk, dokter gigi dapat melakukan scaling untuk membersihkannya. Hindari mengikis karang gigi sendiri menggunakan benda tajam karena dapat melukai gusi dan merusak permukaan gigi.
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun saran dokter atau dokter gigi. Gunakan produk sesuai aturan pakai pada kemasan.
