Aroma pada area kewanitaan dapat berubah selama menstruasi maupun masa nifas. Darah yang bercampur dengan cairan vagina dan berinteraksi dengan udara dapat menimbulkan aroma khas. Perubahan aroma ringan dapat terjadi secara alami, tetapi bau yang sangat menyengat atau disertai keluhan lain perlu diperhatikan.
Selama menstruasi, darah dan perubahan cairan vagina dapat mempengaruhi aroma area intim. Setelah melahirkan, tubuh mengeluarkan cairan nifas atau lokia yang terdiri dari darah, lendir, dan jaringan dari rahim. Aroma dan jumlah cairan dapat berubah selama masa pemulihan.
Bagaimana cara menjaga kebersihan saat menstruasi dan nifas?
Ganti pembalut secara teratur sesuai kebutuhan, bersihkan bagian luar area kewanitaan dengan lembut, dan cuci tangan sebelum serta sesudah mengganti pembalut. Gunakan pakaian dalam yang bersih dan nyaman. Hindari produk berpewangi atau memasukkan cairan pembersih ke dalam vagina.
Gunakan Minosep Feminine Hygiene yang merupakan produk perawatan area kewanitaan. Minosep Feminine Hygiene itu sendiri dapat membersihkan dan mengobati infeksi penyebab bau pada saat sedang menstruasi dan nifas. Karena Minosep memiliki kandungan chlorhexidine gluconate yang dapat membantu menghempaskan bakteri penyebab bau saat menstruasi dan nifas. Minosep Feminine Hygiene sendiri bukan sabun yang dapat membuat ketergantungan karena tidak membunuh bakteri baik. Dan dapat menjaga keseimbangan pH.
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun saran dokter atau dokter gigi. Gunakan produk sesuai aturan pakai pada kemasan.
