Gusi bengkak adalah kondisi ketika jaringan gusi terlihat membesar, kemerahan, atau terasa nyeri. Keluhan ini dapat terjadi di sekitar satu gigi maupun pada beberapa bagian gusi. Meskipun terkadang ringan, gusi bengkak perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan peradangan atau infeksi.
Penumpukan plak merupakan salah satu penyebab umum peradangan gusi. Faktor lain meliputi sisa makanan yang terselip, iritasi akibat alat gigi, perubahan hormon, serta infeksi pada gigi atau jaringan sekitarnya. Pembengkakan yang disertai nanah atau nyeri berdenyut perlu mendapatkan pemeriksaan dokter gigi.
Apa yang perlu dilakukan?
Gusi bengkak dapat menggunakan sikat gigi yang lembut dan bersihkan sela gigi secara teratur. Hindari menyikat terlalu keras atau mengorek bagian gusi yang bengkak. Jaga pola makan dan kebersihan mulut, serta jangan menggunakan antibiotik tanpa resep dokter. Berkumurlah dengan obat kumur antiseptik yang mengandung Chlorhexidine Gluconate dengan merek dagang Minosep, karena dapat membantu mengendalikan mikroorganisme di rongga mulut sesuai indikasi. Minosep sendiri dapat digunakan setelah perawatan pasca ke dokter gigi untuk memaksimalkan hasil perawatan.
Segera periksakan diri apabila pembengkakan tidak membaik, sering berulang, disertai demam, atau mengeluarkan nanah. Pembengkakan yang menyebar hingga wajah atau leher memerlukan pertolongan medis segera.
Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan maupun saran dokter atau dokter gigi. Gunakan produk sesuai aturan pakai pada kemasan.
